Kita (sengaja) lupa bilang cinta

May 7, 2009

Saya tak pernah mengerti, mengapa pertambahan usia justru menjauhkan saya dari cara mencinta. Jika dulu saya antusias bermanja pada papa-mama, bersendau-gurau bersama adik-adik saya, berkumpul bersama sahabat, bahkan berbeda pendapat dengan mereka, namun kini perubahan itu jelas adanya.

Apakah pekerjaan yang dijalankan, aktivitas mengurus kehidupan baru yang dibina bersama suami menjadi pembenaran atas kesibukan yang kadang tak berdasar. Lantas saya bertanya-tanya dalam hati, berapa banyak tlah saya luangkan waktu untuk sekedar say hello kepada kedua orangtua? Menanyakan kesibukan sekolah atau pekerjaan yang dijalani adik-adik saya? Juga mengucapkan selamat ulangtahun pada sahabat-sahabat tercinta? Melalui telp, sms, email, FB atau apapun caranya?

Banyak yang tak sadar bahwa kita seringkali (sengaja) lupa bilang cinta.

Entry Filed under: Keluarga. Tags: .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


djghina says…

Welcome to djghina's blog :D
penyuka dunia broadcast yang senang berbagi lewat tulisan, bertukar pengalaman dan menjalin pertemanan denganmu..yang mampir ke blogku

”PropertyKita.com

Count Down To Pesta Blogger 2009

Topik terbaru..

Ngobrolin tentang..

Arsip tulisan..

Blogroll

RSS dagdigdug djghina

Yang ikut ngobrol..

Tongkonan on Rumah: penampung “sampah…
Ayam Cinta on Berbeda itu Sederhana..
djghina on Berbeda itu Sederhana..
neng®atna on Berbeda itu Sederhana..
miko on Ngeblog sulit atau kita yang…

Khusus owner..